Memotret Dengan Tehnik Long Exposure

Long Exposure adalah salah satu tehnik fotografi yang sering digunakan pada lokasi gelap. Dalam sekali menangkap gambar, sebuah kamera memerlukan waktu yang berfariasi untuk menangkap cahaya. Ini dinamakan Shutter Speed. Semakin lama waktu yang
dihabiskan, maka semakin banyak cahaya yang ditangkap, sehingga hasil foto akan menjadi semakin terang.

Tehnik long exposure setidaknya membutuhkan waktu satu detik atau lebih. Dan selama waktu itu, seluruh cahaya yang ditangkap kamera akan disatukan dalam satu foto. Jika objek cahayanya bergerak, maka hasilnya, cahaya akan membentuk sebuah garis. Contohnya:
(Pict: Lampu kendaraan menjadi garis memanjang)

TRIK
1. Atur kamera menjadi mode Shutter Priority, biasanya tertuliskan "Tv".
2. Atur kecepatan shutter dengan merubah angka sperti pada gambar berikut:
3. Rubah sesuai kebutuhan. Biasaya speed shutter berkisar antara 1/4000 (paling cepat) sampai dengan 32" (paling lama).

Tehnik ini sering dimanfaatkan untuk membuat foto yang lebih keren di lokasi yang gelap dengan tehnik Ligh Painting. Jadi fotografer akan menggerakkan objek bercahaya membentuk pola-pola tertentu. Contohnya:
(Pict: Garis cahaya berasal dari lampu yang digerakkan fotografer)

Selain untuk light painting, long exposure juga digunakan untuk memotret galaksi bimasakti. Mata manusia tidak bisa melihatnya karena cahaya yang diterima tidak cukup banyak. Sedangkan dengan tehnik long exposure, kamera akan mengumpulkan cahaya hingga 30 detik dan menyatukan kedalam satu foto sehingga cahaya bimasakti dapat terlihat. Contohnya nih:

Baca Juga : Foto Galaksi Bimasakti Bisa Pake Hape Ini
Masih ada lagi trik-trik lain dengan menggunakan long exposure. salah satunya ini:

Komentar

Postingan populer dari blog ini