Multiple Intelligence : Agar Tidak Salah Belajar


Intelligence atau kecerdasan sering kali diukur dengan nilai di sekolah. Seseorang yang memiliki kecerdasan tinggi akan memiliki nilai yang tinggi pula. Kesalahan ini terjadi hampir di setiap tempat. Faktor utamanya adalah Pendidikan yang belum merata.

Pada hakikatnya intelligence (kecerdasan) merupakan
kemampuan seseorang untuk menangkap dan memahami hal baru dalam hidupnya. Seseorang yang mendapat nilai tinggi, biasanya cenderung tidak menyukai olah raga atau musik. Sebaliknya, seseorang yang menyukai olah raga atau musik biasanya mendapatkan nilai rendah dalam mata pelajaran.

Hal ini sangat wajar, karena kecerdasan terbagi setidaknya menjadi Sembilan macam.

1. Linguistic Intelligence
Ini merupakan kemampuan seseorang untuk mengolah kata secara efektif. Kemampuan ini bias terwujud dalam kemahiran membuat puisi, cerpen, ataupun kemampuan bercerita tanpa pemborosan kata

2. Logical Mathematical Intelligence
Sesuai namanya, kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam pengolahan angka ataupun dalam berlogika, memiliki Analisa yang tajam dan mendalam untuk menyelesaikan permasalahan.

3. Spatial Intelligence
Merupakan kemampuan untuk menganalisa ruang. Bukan ruangan, akan tetapi bentuk dan bangun visual. Biasanya terwujud dalam kemampuan membuat karya seni rupa yang menarik.

4. Kinesthetic Intelligence
Ini adalah bidangnya mereka yang suka berolah raga. Tepatnya kemampuan untuk menggerakkan anggota tubuh dengan control yang baik, mulai dari ketangkasan, kelincahan, keanggunan, dan semacamnya.

5. Musical Intelligence
Dari kecerdasan inilah berbagai musik indah tercipta. Semua orang bias saja mempelajari music, akan tetapi hasilnya tentu tidak akan seindah orang yang memang memiliki kecerdasan ini.

6. Interpersonal Intelligence
Yaitu kemampuan untuk memahami dan peka terhadap orang lain. Baik watak, emosi, motivasi dll. Dengan memiliki kecerdasan ini, seseorang akan mampu berkomunikasi dengan sangat baik karena memahami kondisi dan emosi lawan bicaranya.

7. Intrapersonal Intelligence
Merupakan kemampuan untuk mengenali diri sendiri. Kemampuan ini akan berkembang seiring bertambahnya pengalaman sehingga memiliki kontrol diri yang baik sehingga tidak memerlukan banyak waktu untuk bisa mengatasi problem diri. Ini juga berkaitan erat dengan kecerdasan interpersonal.

8. Naturalist Intelligence
Seseorang yang suka mengamati bisa jadi memiliki kecerdasan ini, karena kecerdasan ini berhubungan dengan kemampuan menganalisa hal-hal Nampak di alam sekitar.

9. Existential Intelligence
Ini adalah kebalikan dari nomor 8, yaitu kemampuan untuk menganalisa eksistensi atau hal yang tidak kasat mata. Kecerdasan ini sangat membantu untuk mencari jati diri, hakikat hidup, dan hubungan dengan Tuhan.

JADI nilai rendah bukan berarti seseorang dikatakan tidak cerdas, akan tetapi dikarenakan kecerdasannya tidak di dominasi oleh mathematical logical intelligence, dan bisa jadi kecerdasannya didominasi oleh spatial intelligence yang membuatnya pandai melukis. Apapun keahliannya, apresiasi dan dukungan yang seseorang butuhkan, dan mendidik bukanlah dengan mengecam dengan nilai ujian.

Jika seseorang Nampak mahir dalam banyak bidang, maka ia disebut memiliki Multiple Intelligence atau kecerdasan ganda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini